Timnas Indonesia Ditantang Kamboja
Kamboja dan Indonesia sama mempunyai pemain eksper di baris tengah. Kouch Sokumoheak sebagai pengontrol tempo Angkor Warriors, dan Tim nasional Slot Judi Online Garuda punyai Evan Dimas.
Sokumoheak ialah pemain paling senior di tim Kamboja yang berkunjung ke Singapura. Dia sudah jadi sisi dari Tim nasional Kamboja semenjak 2006 dan mempunyai jumlah caps terbanyak di Angkor Warriors.
Pemain kesebelasan Nagaworld FC itu mencicip 12 Slot Online Terpercaya laga Piala AFF sepanjang kariernya. Sayang, dari 12 performa, dia kosong cetak gol dan asis.
Lain narasi dengan Evan Dimas. Di tingkat junior, dia pernah merangkul juara Piala AFF U-19 2013. Sejak itu, Evan jadi berlangganan sampai saat ini menjadi lagi sisi dari Tim nasional Indonesia di Piala AFF 2020. Evan mempunyai caps paling banyak (34) ke-2 dalam tim yang dibawa Shin Tae-yon ke Singapura, di bawah Muhammad Fachrudin (37).
Pentas Penyerang Rajin
Bila Indonesia punyai Ezra Walian, karena itu Kamboja punyai Chan Vathanaka. Ke-2 nya sama bertipe penyerang deep-lying forward yang rajin menelusuri status ke sejumlah koridor. Saat pertandingan melawan Malaysia, Vathanaka kerap kali melebar ke segi kanan dan kiri lapangan untuk buka ruangan atau jadi penghubung antarlini.
Vathanaka ialah sedikit pemain yang sukses capai tingkat di luar persaingan Kamboja. Di periode mudanya, dia telah merumput di club seksi 3 Liga Jepang, Fujieda MYFC lalu meniti karier bersama club Malaysia, Pahang FC. Walau sedikit menit bermain, minimal Vathanaka sanggup memutus stereotip Kamboja sebagai negara sepakbola terjelek.
Sepanjang menggunakan jersey Kamboja, Vathanaka punyai perolehan gol yang cukup banyak. Pemain 27 tahun ini telah bikin 17 gol dari 46 performa. Perolehan ini nyaris dekati legenda Angkor Warriors zaman 1995-2002, Hok Sochetra (20).
Disebelah Indonesia, Ezra Walian juga begitu. Saat menantang Myanmar dalam pertandingan eksperimen, pemain naturalisasi ini menyumbangkan 1 gol dan satu asis. Catatan yang Ezra capai karena bermainnya yang kerap melebar.
Pemain berdarah Belanda ini, saat Indonesia dalam pola serang, sering menyisir ke segi kanan. Akhirnya, dia dapat melejitkan operan silang yang diikuti tandukan Ricky Kambuaya menghasilkan gol.
.jpg)